Anaknya Terjerat Kasus Penembakan, Bupati Majalengka: Ini Ujian

TK / Regional / Senin, 18 November 2019, 11:05 WIB

Bupati Majalengka, Karna Sobahi saat menggelar pertemuan dengan keluarga pada Minggu (17/11). | Foto: ist

MAJALENGKA - Bupati Majalengka Karna Sobahi meminta maaf terkait kasus yang menjerat anaknya, Irfan Nur Alam. Karna menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke kepolisian.

"Jadi peristiwa yang menimpa anak saya dan keluarga, saya pandang dan maknai sebagai ujian dan peringatan agar saya dan keluarga memperbaiki diri dan tentu ibadah kami harus lebih ditingkatkan," kata Karna dalam rilis yang diterima detak.co, Senin (18/11/2019).

Karna menghargai proses hukum. Hal itu dibuktikan dengan sikap Irfan yang kooperatif selama menjalani pemeriksaan hingga penahanan.

"Sebagai warga negara saya harus taat hukum, menghormati dan menghargai hukum. Saya tidak melawan hukum, karena saya tidak mempunyai kekuatan untuk itu," ujarnya.

Ia mengaku lebih memilih keselamatan anaknya dibandingkan jabatan yang ia miliki saat ini. Sebab, kata dia, Irfan merupakan darah dagingnya yang harus ia bela dalam kondisi apapun.

Kasus yang menjerat Irfan membuat Karna semakin sadar dalam memaknai roda kehidupan.

"Manakala diberikan alternatif untuk memilih posisi bupati, ketua partai atau keselamatan anak? Jawab saya dan keluarga pasti mutlak akan memilih keselamatan Irfan. Jabatan hanyalah lintasan sementara, usia saya sudah 66 nampaknya saya harus lebih sadar tentang makna kehidupan," kata Karna. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Senin, 09 Desember 2019, 11:52 WIB

Dukung Ekspor Kakao, LPEI Resmikan Desa Kakao Devisa