Edhy Prabowo Nyatakan Mundur dari Jabatan Menteri KKP

TK / Nasional / Kamis, 26 November 2020, 19:03 WIB

Edhy Praowo di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/11) dini hari.

JAKARTA - Edhy Prabowo menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edhy selanjutnya akan ditahan selama 20 hari pertama di rutan Gedung Merah Putih KPK.

"Saya akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum dan juga nanti akan mengundurkan diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri, dan saya yakin prosesnya sudah berjalan," kata Edhy, di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/11) dini hari.

Edhy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

"Saya akan bertanggung jawab penuh saya akan hadapi dengan jiwa besar," ujar Edhy.

Ia mengaku tidak melakukan pencitraan di depan umum dan mengaku akan membeberkan apa yang terjadi seluruhnya. Edhy menegaskan akan bertanggung jawab sepenuhnya.

"Ini adalah kecelakaan yang terjadi. Saya akan tanggung jawab semua dan saya akan membeberkan apa yang saya lakukan. Ini tanggung jawab penuh saya dunia dan akhirat. Saya akan menjalani pemeriksaan ini Insya Allah mohon doa kepada teman-teman, saya minta maaf ke keluarga besar partai," ujar Edhy. (*)

 

Berita Lainnya



20 Januari 2021, 16:18 WIB

Hetifah: PJP Belum Akomodir PAUD




Berita Terbaru

Rabu, 20 Januari 2021, 16:18 WIB

Hetifah: PJP Belum Akomodir PAUD

Rabu, 20 Januari 2021, 13:36 WIB

Andre Rosiade Apresiasi Kinerja KPPU