Jaksa Sebut Indra Kenz Sebar Video Bikin Korban Tanpa Sadar Ikut Judi Binomo

EP / Hukum / Jumat, 12 Agustus 2022, 21:09 WIB

Polisi menunjukkan tersangka kasus penipuan aplikasi Binomo Indra Kenz (tengah) memakai borgol dan baju tahanan saat konferensi pers di Bareskrim, Mabes Polri Jakarta, Jumat (25/3/2022). | Foto: ist

JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) mengatakan terdakwa kasus Binomo, Indra Kenz telah menyebarkan video promosi aplikasi Binomo di konten YouTubenya.

Hal itu, sebut jaksa, yang membuat para korban tanpa sadar telah masuk permainan yang memuat perjudian di situs Binomo.

"Bahwa terdakwa selaku afiliator Binomo telah menyebarkan informasi berupa video yang membuat para saksi korban tanpa sadar telah melakukan permainan yang memuat perjudian pada situs Binomo," kata jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang, Jumat (12/8/2022).

Jaksa mengungkap awal mula Indra Kenz menjadi afiliator. Saat Binomo menawari Indra Kenz untuk menjadi afiliator yang mana keuntungannya berupa pembayaran afiliasi. Pembayaran afiliasi itu, sebut jaksa, adalah persentase 'bagi hasil klien afiliasi'.

"Bahwa Binomo memberikan kesempatan pada Terdakwa untuk ikut serta dalam peluang kemitraan untuk menjadi afiliator, yang mana seorang afiliator mendapatkan keuntungan berupa pembayaran afiliasi. Pembayaran afiliasi adalah persentase dari 'bagi hasil klien afiliasi'. ini berarti bahwa pendapatan afiliasi adalah persentase dari pembagian pendapatan," kata jaksa.

Merasa akan dapat untung besar, Indra Kenz akhirnya bergabung menjadi afiliator Binomo.

Indra Kenz pun mendapat link referral untuk menggaet para calon pemain yang akan mendaftar pada permainan di Binomo.

"Selanjutnya, karena mengetahui keuntungan tersebut Terdakwa bergabung menjadi afiliator Binomo dengan cara Terdakwa mendaftarkan e-mail [email protected] ke website https://www.binpartner.com yang mana selanjutnya pada sekira bulan Oktober 2019 Terdakwa mendapatkan link referral https://binomo-web.com/?a=31ed1829ebf1 yang kemudian berubah menjadi https://binomorupiah.com/id yang mana Terdakwa menggunakan link referral tersebut bagi para calon pemain untuk dapat mendaftar pada permainan Binomo sehingga para pemain tersebut akan terdaftar sebagai anggota atau member dari Terdakwa," ujar jaksa.

Untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan, Indra Kenz akhirnya menggunakan media YouTube untuk mempromosikan situs Binomo.

Selain itu, untuk lebih meyakinkan masyarakat seolah-olah permainan Binomo ini benar-benar merupakan 'platform trading', Indra Kenz mendirikan PT Kursus Trading Indonesia.

"Dalam rangka mendapatkan lebih banyak keuntungan dengan bertambahnya jumlah member yang bergabung pada permainan Binomo melalui link referral Terdakwa, maka Terdakwa menawarkan permainan tersebut dengan menggunakan media internet, yaitu dengan menggunakan channel YouTube," kata jaksa.

"Selain itu, untuk lebih meyakinkan masyarakat seolah-olah permainan Binomo ini adalah benar-benar merupakan 'platform trading' terdakwa juga mendirikan PT Kursus Trading Indonesia yang bergerak dalam bidang edukasi, di mana terdakwa bertindak selaku direktur dan pemilik saham mayoritas," imbuhnya.

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Minggu, 02 Oktober 2022, 12:16 WIB

127 Orang Tewas dalam Kericuhan Arema vs Persebaya

Minggu, 02 Oktober 2022, 12:10 WIB

Operasi Zebra 2022 Bakal Digelar, Catat Waktunya!

Sabtu, 01 Oktober 2022, 15:15 WIB

BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Potensi Diguyur Hujan