Kasus Pengancaman, Jerinx SID Ditahan Lagi

EP / Selebritis / Rabu, 01 Desember 2021, 20:19 WIB

Drummer Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx resmi ditahan selama 20 hari kedepan oleh kejaksaan. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. | Foto: istimewa

JAKARTA - Drummer Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx resmi ditahan selama 20 hari kedepan oleh kejaksaan. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

"Dengan alasan untuk mempermudah proses persidangan, dikhawatirkan  tersangka melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana sesuai dengan pasal 21 ayat (1) KUHAP," ujar Kepala Seksi Intelijen, Bani Immanuel Ginting kepada wartawan, Rabu 1 Desember 2021.

Dalam kasus ini Jerinx didakwa Pasal 29 Juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 335 KUHP.

Kejaksaan menerima barang bukti berupa dua unit handphone yang telah diserahkan oleh polisi.

Sementara itu, setibanya di Polda Metro Jaya, Jerinx tidak juga berkata banyak. Sebelum ditahan, ia kembali menjalani pemeriksaan kesehatan.

Ditanya tanggapannya atas kasus ini, Jerinx merasa ada yang tidak beres. Namun dia tidak menjelaskan apa yang dimaksud tidak beres.

Dia menyebut masyarakat bisa menilai sendiri. Nampaknya dia akan mengajukan penangguhan penahanan.

"Ada yang gak beres," kata Jerinx menambahkan.

Untuk diketahui, Jerinx hari ini akan diserahkan ke kejaksaan. Polisi melakukan pelimpahan tahap kedua hari ini, dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Artinya, Jerinx akan jadi kewajiban kejaksaan karena diserahkan.

Sebelumnya diberitakan, Adam Deni melaporkan Jerinx ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan melakukan perbuatan pidana disertai ancaman kekerasan dan/atau pengancaman melalui media elektronik.

 

Berita Lainnya




12 Januari 2022, 20:12 WIB

Kronologi Penangkapan Ardhito Pramono



Berita Terbaru

Senin, 17 Januari 2022, 20:27 WIB

Ferdinand Hutahaean Ajukan Penangguhan Penahanan