Legislator Minta Pemerintah Beri Perlindungan Bagi Rakyat yang Terdampak Corona

TK / Parlemen / Kamis, 02 April 2020, 18:54 WIB

Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi memakai masker sebelum Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

JAKARTA - Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengimbau semua pihak untuk memberi perhatian serius kepada para tenaga medis yang tengah berjuang menjadi garda terdepan dalam melawan serangan wabah Covid-19 di Indonesia.

Aboe Bakar juga meminta agar ada perlindungan ekonomi yang bisa dilakukan pemerintah dan semua stakeholder bagi rakyat yang terdampak oleh kasus virus Corona tersebut.

“Saya berharap, perhatian kita terhadap para tenaga kesehatan dan perlindungan ekonomi kepada rakyat terbawah dapat lebih serius dalam pengaplikasiannya. Kita tidak bisa menganggap mudah permasalahan (Covid-19) ini. Kalau kita lihat perbandingan dengan manca negara, semua (negara di dunia) tengah menghadapinya dengan serius,” ujar Aboe Bakar dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan bahwa hari-hari belakangan ini menjadi waktu yang penuh dengan perasaan empati dan serius dalam menghadapi masalah Covid-19. Menurutnya, ini adalah masalah hidup dan mati Bangsa Indonesia.

“Kita saat ini memang dalam kondisi yang emergency, yang butuh atensi masyarakat, oleh karenanya lucu kalau kita mengangkat masalah Omnibus Law dalam posisi kita masih (rapat) virtual. Terlalu banyak hal-hal yang terlalu pelik yang masih kita hadapi. Banyak undang-undang yang tidak mudah diputuskan secara virtual. Kita perlu bersabar sedikit. Paling tidak kita fokus pada masalah Covid-19 ini terlebih dahulu,” tuturnya.

Aboe juga mengingatkan, berdasarkan sejarah, tanggal 3 April 1950 dikenal dengan Hari Mosi Integral Natsir. Dimana, saat itu parlemen memutuskan mengenai bersatu kembalinya sistem pemerintahan Indonesia dalam sebuah kesatuan yang digagas oleh Mohammad Natsir.

Terkait hal itu, Aboe Bakar mengusulkan agar pada tanggal 3 April 2020 ini bisa dijadikan momentum untuk memperingatinya dengan mengangkat tema untuk melawan Covid-19.

“Ini adalah masukan di tengah suasana semangat melihat sejarah dan juga untuk melawan Covid-19,” pungkasnya. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Selasa, 26 Mei 2020, 15:41 WIB

GOR Pasar Minggu Masih Dihuni 32 Tunawisma

Selasa, 26 Mei 2020, 12:37 WIB

Pemprov DKI Tolak 4.294 Permohonan SIKM