Menkominfo: Semua Unsur Pemerintah Telah Kerja Sama Antisipasi Dampak Virus Corona

TK / Nasional / Rabu, 29 Januari 2020, 11:33 WIB

Menteri Kominfo dalam Rapat Tingkat Menteri untuk membahas Kesiapsiagaan dan Antisipasi 2019-nCoV di Kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (28/01/2020).

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan saat ini Pemerintah telah mengambil langkah komunikasi publik berkaitan dengan dampak penyebaran novel Corona Virus (2019-nCoV) yang tengah berlangsung.

Menurutnya, seluruh unsur pemerintah telah bekerja sama untuk upaya preventif dalam menyebarluaskan informasi agar publik waspada.

"Ada dua target komunikasi terkait dampak virus corona yaitu WNI yang sedang ada di Provinsi Hubei dan masyarakat dalam negeri," jelas Menteri Kominfo dalam Rapat Tingkat Menteri untuk membahas Kesiapsiagaan dan Antisipasi 2019-nCoV di Kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (28/01/2020). 

Menteri Kominfo menegaskan semua unsur pemerintah telah bekerja sama dengan baik dalam rangka upaya preventif baik penyebaran virus, terutama berkaitan dengan informasi dan hal teknis lainnya.

Menurut Menteri Johnny, Kementerian yang dipimpinnya menjalankan fungsi diseminasi informasi dengan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

"Fokusnya adalah pencegahan penyebaran virus bagi masyarakat dan tenaga medis, serta langkah pemerintah," jelasnya.

Secara khusus, Menteri Kominfo menegaskan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyebaran hoaks yang berkaitan dengan dampak virus Corona dari Tiongkok itu.

"Kita waspadai penyebaran hoaks, alat drone kami menemukan banyak sekali isu hoax beredar. Ini penting agar masalah virus ini tidak menjadi isu politik dan menimbulkan sentimen pada komunitas tertentu," tandasnya.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan kasus virus corona. Berdasarkan informasi Komisi Kesehatan Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada 26 Januari 2020 pukul 13:48 waktu setempat, jumlah pasien akibat nCoV mencapai 2.762 orang, total suspek 5.764 orang, 80 orang diantaranya meninggal dunia.

Presiden Joko Widodo telah meminta Kementerian Kesehatan terus memperkuat pencegahan di setiap pintu masuk negara guna menimalkan dampak penyebaran nCoV di Indonesia. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Rabu, 19 Februari 2020, 11:46 WIB

Polisi Sebut Lucinta Luna Sudah Sebulan Pakai Narkoba