Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba Besok

EP / Selebritis / Rabu, 01 Desember 2021, 20:32 WIB

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

JAKARTA - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akan menjalani sidang perdana narkoba pada Kamis, 2 Desember 2021 pukul 10.00 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Bima Suprayoga.

"Ya, kabarnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakpus telah menjadwalkan sidang perdana tersebut pada pukul 10.00 WIB," kata Bima di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/12/2021).

"Kami sudah menerima jadwal sidang, besok di PN Pusat. Jadwalnya jam 10," sambungnya.

Meski begitu, Bima belum bisa memastikan sidang kasus yang menjerat pasangan pesohor ini digelar secara daring atau tatap muka. Dia menyebut, kebijakan itu hanya menjadi kewenangan pihak majelis hakim PN Jakarta Pusat.

"Nanti besok dong itu kan kewenangan PN Kejaksaan. Kejaksaan pada prinsipnya akan melaksanakan apa yang jadi ketetapan majelis hakim itu keputusan yang berlaku," lanjut Bima.

Kabar tersebut juga dibenarkan sang kuasa hukum Nia dsn Ardi, Wa Ode Nur Zaenab. Saat dikonfirmasi awak media, dia mengaku pihaknya telah mendapat panggilan sidang perdana dari majelis hakim.

"Kalau dari Jaksa berarti benar. Kalau kita sih kan semua panggilan itu dari Jaksa kan, jadi kalau kalian udah menanyakan ke Jaksa dan menyatakan itu, berarti benar besok sidang," kata Wa Ode Nur Zaenab melalui sambungan telepon.

Seperti diketahui, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap atas kasus narkoba. Atas kasus tersebut keduanya juga resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Nia dan Ardie, pihak berwajib juga mengamankan sopir pribadinya yang berinisial ZN.

Diduga ZN berperan sebagai orang yang membantu Nia untuk memesan narkotika jenis sabu.

Saat diamankan, polisi berhasil menyita barang bukti yanh terdiri dari bong dan sabu seberat 0,78 gram.

 

Berita Lainnya




12 Januari 2022, 20:12 WIB

Kronologi Penangkapan Ardhito Pramono



Berita Terbaru

Senin, 17 Januari 2022, 20:27 WIB

Ferdinand Hutahaean Ajukan Penangguhan Penahanan