Pemprov DKI Terima 500 Ribu Masker dari UID-Gajah Tunggal Group dan 20 Ventilator dari Gesit Foundation

EP / Megapolitan / Sabtu, 16 Mei 2020, 12:49 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara simbolis menerima bantuan dari Gesit Foundation yang menyumbangkan 20 unit non invasive ventilator yang dapat digunakan dalam penanganan COVID-19. | foto: ist

JAKARTA - Dukungan dari berbagai pihak yang dititipkan kepada Pemprov DKI Jakarta terus mengalir. Salah satunya dari Gesit Foundation yang menyumbangkan 20 unit non invasive ventilator yang dapat digunakan dalam penanganan COVID-19.

Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan COVID-19 serta fasilitas kesehatan lainnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang secara simbolis menerima bantuan tersebut mengapresiasi langkah yang dilakukan para kolaborator dalam membantu menangani COVID-19.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kontribusinya membantu garda paling akhir dari penanggulangan pandemi COVID-19 ini yakni para petugas medis kita. Mereka tentunya akan sangat terbantu dengan masker serta ventilator ini. Sehingga bukan hanya melindungi petugas medisnya, melainkan juga meningkatkan potensi sembuh bagi para pasien COVID-19,” kata Anies di Balai Kota, Jumat (15/5).

Lebih lanjut, Anies turut menekankan pentingnya kolaborasi dari semua pihak, termasuk masyarakat melalui bantuan yang dapat diberikan baik untuk tenaga medis, maupun masyarakat lain terdampak COVID-19.

“Ini waktunya pembatasan sosial melahirkan solidaritas sosial, sehingga yang punya tabungan bantu yang tidak punya tabungan agar mereka survive. Dan kami juga membantu menyiapkan platform untuk semua bisa berkontribusi melalui Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB),” ujar Anies.

Perwakilan Gesit Foundation, Sofjan Wanandi berharap, 20 Unit Non Invasive Ventilator dapat membantu para tenaga medis saat mereka menangani pasien COVID-19.

“Kami berharap alat ini akan membantu para petugas medis dalam menangani pasien covid, terutama mereka yang berada di ICU sehingga pasien-pasien dapat sembuh dari covid,” terangnya.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta melalui Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, hingga 14 Mei 2020 telah menerima bantuan dari total 177 kolaborator yang berasal dari berbagai unsur.

Meskipun demikian, bantuan masih tetap dibutuhkan yaitu berupa Alat Pelindung Diri, masker, sarung tangan, dan disinfektan. Bantuan tersebut dapat langsung diserahkan ke Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, Balai Kota, Blok G Lantai 2 atau melalui kanal jdcn.jakarta.go.id.

Selama bulan Ramadan, Pemprov DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk menyisihkan hartanya demi menolong sesama, khususnya warga terdampak pandemi COVID-19 melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Khusus untuk KSBB, bantuan yang dapat diberikan diprioritaskan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai, yang dapat disalurkan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Sementara itu, sejak 24 April 2020 hingga 14 Mei 2020 pukul 12.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 209.381 Paket Sembako, 87.050 Paket Makan Siap Saji, 14.456 Paket Lebaran, dan 511 paket THR untuk warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW.

Berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW pada minggu ke-3 Ramadan per 14 Mei, terdapat 84 RW yang telah terpenuhi kebutuhannya dari total 165 RW menerima bantuan KSBB.

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan, yang saat ini terdapat 51 donatur perusahaan/kelompok dan 5 donatur perseorangan.

Untuk membantu penyaluran bantuan dari masyarakat kepada masyarakat tersebut, Pemprov DKI Jakarta bermitra dengan Baznas Bazis DKI Jakarta, Palang Merah DKI Jakarta, Yayasan Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap, Dompet Dhuafa, dan Human Initiative. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Jumat, 25 September 2020, 18:34 WIB

Pengguna Jalan Tanpa Masker di Kupang Dihukum Push Up

Jumat, 25 September 2020, 18:28 WIB

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 25 September 2020