Polisi Kembali Bongkar Bisnis Prostitusi Online Kawasan Puncak

TK / Nasional / Sabtu, 21 November 2020, 22:11 WIB

Dok: ist

JAKARTA - Bisnis tempat hiburan malam di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, nekat buka di tengah PSBB. Termasuk usaha esek-esek yang kembali bergeliat.

Mengikuti mulai ramainya wisatawan, para muncikari makin gencar menjual ABG (Anak Baru Gede) untuk disodorkan kepada para wisatawan yang menginap di sejumlah vila di kawasan Cisarua.

Namun, bisnis esek-esek itu terendus polisi. Polres Bogor membongkar praktik maksiat di tengah pandemi Covid-19. Baca Juga: Nenek-nenek dan Remaja Putri Dijual Layani Pria di Puncak, Begituan Sampai Kelelahan Polres Bogor menangkap tiga muncikari sekaligus.

Dalam operasi penangkapan yang dilakukan Polres Bogor terjaring belasan ABG yang menjadi korban perdagangan perempuan. Dua di antaranya masih di bawah umur.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menuturkan, para muncikari menjual ABG-ABG tersebut dengan harga tertinggi Rp 1,2 juta.

“Pelaku ini memberikan tarif Rp 600 ribu sampai Rp 1,2 juta kepada penyewa vila di Puncak Cisarua dan Puncak Cianjur,” ujar Roland Ronaldy dilansir radarbogor.id, Jumat (20/11).

Ia menuturkan, para ABG tersebut dijual dengan sistem online. Para muncikari ini menjual ABG lewat handphone dengan menawarkan pada wisatawan yang menyewa villa

“Jadi lewat handphone. Mulai dari vila Rp 2 juta lalu ABG (korban trafficking) tersebut ditarif Rp 1,2 juta,” tuturnya. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Rabu, 25 November 2020, 20:48 WIB

Delapan Mobil Pemadam Atasi Kebakaran Rumah di Ragunan

Rabu, 25 November 2020, 20:36 WIB

1.064 Video Pendek Pelajar DKI Masuk Rekor MURI

Rabu, 25 November 2020, 20:30 WIB

Pemerintah Fokuskan APBN 2021 Pada Empat Hal

Rabu, 25 November 2020, 20:29 WIB

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 25 November 2020