Polisi Usut Video Pria Ancam Bunuh Anies Baswedan

EP / Nasional / Jumat, 26 Juli 2019, 17:36 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono | Foto: istimewa

JAKARTA -  Sebuah video berisi seorang pria mencaci maki hingga mengancam membunuh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebar di media sosial. Polda Metro Jaya turun tangan mengusut video tersebut.

"Kita lakukan penyelidikan, ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Jumat (26/7/2019).

Argo menyebut pihaknya belum mengetahui di mana lokasi pria itu membuat video. Sejauh ini, baik Anies maupun masyarakat belum ada yang mengadukan soal video itu ke polisi.

"Belum ada yang buat laporan sejauh ini. Kalau ada yang mau melapor, silakan," ungkap Argo.

Diketahui, video berdurasi 5 menit 36 detik itu memperlihatkan seorang pria berkacamata berada di atap bangunan. Dia menyampaikan kekecewaan kepada Anies dengan ucapan-ucapan kasar.

Dalam video itu, ia mengajak Anies melakukan sumpah pocong untuk membuktikan tidak menerima uang dari terbitnya IMB di pulau reklamasi. Dia juga sesumbar akan membunuh Anies, Habib Rizieq Syihab, dan Amien Rais.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi video yang berisikan ancaman pembunuhan terhadap dirinya yang tersebar di media sosial.

Dalam video itu terdapat seorang pria memakai kacamata hitam mengancam menghabisi nyawa Anies.

Mendengar ada video tersebut, Anies beranggapan bahwa setiap masyarakat bebas untuk berpendapat. Anies pun tak terlalu mempermasalahkan video tersebut.

"Tidak ada yang melarang dan kita semua nanti malah bisa memiliki penilaian objektif atas apa yang dikatakan," kata Anies di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (25/7) malam.

Menurut Anies semua pihak bisa menilai perbuatan orang yang mengancam membunuh dirinya. Di era keterbukaan informasi ini pun orang bebas menunagkan isi hatinya tak terkecuali lelaki tersebut. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Selasa, 26 Mei 2020, 20:13 WIB

Volume Sampah Saat Lebaran Capai 2.195 Ton

Selasa, 26 Mei 2020, 19:52 WIB

Petugas Perketat Check Point di Jalan Raya Bogor