Presiden Joko Widodo Dijadikan Nama Jalan, Refleksi Hubungan RI-UEA

EP / Parlemen / Rabu, 21 Oktober 2020, 21:49 WIB

President Joko Widodo Street, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Sumber: akun facebook @jokowi)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding menilai pemberian nama jalan Presiden Joko Widodo di seruas jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab merefleksikan hubungan erat RI – UEA.

Menurutnya, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk persahabatan dan betapa UEA menghargai Indonesia.

“UEA itu begitu menghargai negara Indonesia dan mereka menganggap Indonesia sebagai negara yang patut untuk diajak bersahabat atau bersaudara. Penggunaan nama Pak Jokowi oleh UEA juga menjadi kado bagi Presiden Jokowi, terutama untuk satu tahun pemerintahannya yang kedua ini, dan menjadi kado untuk 6 tahun Jokowi berkarya untuk Indonesia,” ujar Karding kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Selain itu, lanjut politisi F-PKB itu, Pemerintah UEA dianggap sangat menghargai kepemimpinan Presiden Jokowi. Karding menyebut, Jokowi dianggap sukses di mata dunia.

“Mereka juga menghargai kepemimpinan Pak Jokowi. Memang selama kepemimpinan Pak Jokowi ini selain di dalam negeri, di luar negeri dianggap sukses membangun bangsa kita. Beliau juga mampu berkomunikasi, membangun relasi yang baik dengan negara-negara, khususnya negara-negara di Timur Tengah , termasuk UEA,” jelas Karding.

Diharapkan dengan peresmian nama jalan Presiden Joko Widodo yang dituliskan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab tersebut, dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan UEA.

“Ini adalah jalan yang baik buat kita untuk memperkuat hubungan sosial ekonomi politik kita dengan mereka. Mudah-mudahan ke depan, relasi-relasi persahabatan ini mendatangkan manfaat yang baik untuk Indonesia,” ujar Karding.

Sebagaimana diketahui, peresmian Jalan Presiden Joko Widodo digelar Senin (19/10/2020), pukul 16.45 waktu setempat oleh Chairman Abu Dhabi Executive Office, Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Jalan Presiden Joko Widodo yang diresmikan itu berada di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis optimis penamaan jalan Presiden Joko Widodo itu akan semakin memperkokoh dan meningkatkan hubungan bilateral RI – UEA yang semakin erat belakangan ini. Penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah jumlah nama tokoh Indonesia yang ada di luar negeri, seperti Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Ajeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag. (*)

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Senin, 30 November 2020, 20:02 WIB

12 Rumah di Petamburan II Ludes Terbakar

Senin, 30 November 2020, 19:50 WIB

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Cipali

Senin, 30 November 2020, 19:41 WIB

Kapolda Metro Sambangi DPP Serikat Pekerja

Senin, 30 November 2020, 19:27 WIB

Pembangunan Underpass Senen Extension Capai 98 Persen