Rofik Hananto: Pembelian BBM Melalui Aplikasi, Persulit Masyarakat Peroleh Haknya

TK / Parlemen / Sabtu, 02 Juli 2022, 21:53 WIB

Foto: istimewa

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Rofik Hananto menilai sistem pembelian BBM jenis Pertalite dan solar melalui aplikasi MyPertamina mempersulit atau menambah keribetan rakyat dalam memperoleh haknya.

Sebagaimana diketahui, Pertamina Patra Niaga mulai Jumat (1/7/2022) memberlakukan cara baru pembelian Pertalite dan Solar menggunakan MyPertamina.

“Sistem penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Pertalite dan Solar menurut saya kurang tepat, justru menambah keribetan rakyat dalam memperoleh haknya,” tegas Rofik, Sabtu (2/7/2022). 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menuturkan, latar belakang kebijakan ini adalah untuk mengatur distribusi BBM bersubsidi, khususnya Pertalite dan solar agar tepat sasaran yaitu rakyat yang tidak mampu. Namun demikian kebijakan ini masih belum jelas tujuannya. 

Menurutnya, di era teknologi sekarang ini harusnya membuat semua serba simpel, tapi kebijakan ini malah dibuat ribet.

"Yang pertama adalah siapa yang bisa mendaftar di sistem Mypertamina? Apa kriterianya? Bagaimana Pertamina tahu yang mendaftar ini adalah mereka yang berhak? Apakah ada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang menjadi pembandingnya. Klo iya, kita semua tahu kalau data DTKS tidak akurat. Tanpa ada kriteria yang jelas, siapapun bisa mendaftar di MyPertamina, termasuk juga orang kaya yang tidak berhak,” tandasnya.

 

Berita Lainnya






Berita Terbaru

Senin, 15 Agustus 2022, 19:23 WIB

Timsus Polri Geledah Rumah Ferdy Sambo di Magelang

Senin, 15 Agustus 2022, 19:19 WIB

Surya Darmadi Dijemput Jaksa di Bandara Soetta

Senin, 15 Agustus 2022, 18:12 WIB

Ratusan Warga Kunjungi Tebet Eco Park

Senin, 15 Agustus 2022, 12:41 WIB

Pengacara: Surya Darmadi Tiba di Indonesia Hari Ini

Senin, 15 Agustus 2022, 12:37 WIB

Polri Agendakan Pemeriksaan Istri Irjen Ferdy Sambo