Satu WNI Jadi Korban Ledakan Beirut Lebanon

TK / Internasional / Rabu, 05 Agustus 2020, 10:27 WIB

Ilustrasi | foto: ist

JAKARTA -  Satu orang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban ledakan besar di Port of Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020). Korban tersebut menderita luka ringan, kata Kementerian Luar Negeri RI dalam rilisnya, Rabu (5/8) pagi.

"Ada 1 WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan," kata (plt.) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, Rabu (5/8/2020).  

Ledakan di Beirut, Lebanon, terjadi di sebuah gedung penyimpanan. Namun, dampak ledakannya turut merusak mobil-mobil di jalanan serta bangunan di sekitar. Korban pun banyak yang tertutup abu. 

WNI yang terluka dipastikan dalam kondisi sehat dan telah mendapat perawatan medis. 

"Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. Yang bersangkutan sudah diobati oleh dokter RS dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut," ujar Teuku Faizasyah.

Menurut Kemlu, lokasi ledakan berdekatan dengan Downtown Beirut dan berjarak sekitar 7 km dari KBRI Beirut.

"Sejauh ini belum ada keterangan resmi penyebab ledakan." jelas Kemlu, sebelum menambahkan bahwa KBRI Beirut terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat dan melakukan pengecekan kepada WNI lainnya yang berada di Beirut.

Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

Ledakan dahsyat di Beirut sendiri dilaporkan terjadi pada Selasa pukul 18.02 waktu setempat. Ledakan itu mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia dan ribuan luka-luka.

Menurut AFP, lebih dari 70 orang meninggal akibat ledakan itu dan 2.750 orang lainnya luka.

Saat kejadian terjadi, asap besar membumbung tinggi ke udara disertai dengan munculnya gelombang api yang sangat besar. Gedung-gedung berguncang bahkan jendela-jendela bangunan di kota itu hancur. (*)

 

Berita Lainnya


17 Oktober 2020, 19:16 WIB

Menteri Luar Negeri Austria Positif Corona


17 Oktober 2020, 19:08 WIB

Ribuan Warga Thailand Kembali Berdemo




Berita Terbaru